Rahasia Proses Cetak Tali Lanyard, Aksesoris Utama ID Card

Rahasia Proses Cetak Tali Lanyard, Aksesoris Utama ID Card

Tali lanyard atau tali ID card merupakan salah satu aksesoris wajib dalam setiap penggunaan ID card. Jika kamu seorang pekerja kantoran maka tentu saja sudah tidak asing lagi dengan yang namanya tali lanyard. Meskipun benda ini begitu familiar dengan kehidupan kita sehari-hari, namun masih banyak juga orang yang belum mengetahui tentang seberapa pentingnya tali ini saat digunakan.

Jika dilihat sekilas, fungsinya yaitu digunakan sebagai alat yang dapat menggantungkan ID card sehingga penggunaannya menjadi lebih mudah. Dan jika dilihat dari wujudnya tali ini akan berebntuk melingkar dengan lebar yang beragam, mulai dari 1,5 cm, 2 cm, 3 cm, hingga 5 cm sesuai dengan kebutuhan.

Terlepas dari hal tersebut, tali lanyard ternyata tidak hanya berfungsi sebagai alat penggantung ID card. Lebih dari itu, tali lanyar berfungsi sebagai benda yang dapat mencirikan citra suatu perusahaan. Saat seorang pekerja menggunakan tali lanyard dengan desain yang menampilkan logo perusahaan, maka akan ada rasa kebanggaan tersendiri bagi dirinya. Terutama jika ia bekerja di salah satu perusahaan besar dan terkenal. Dibalik semua itu, timbulah suatu pertanyaan yang sering dilontarkan oleh banyak orang tentang bagaimana proses cetak tali lanyard sehingga bisa menciptakan tali yang begitu apik dan khas.

Nah, bagi kamu yang penasaran tentang proses cetak tali lanyard langsung saja simak penjelasannya berikut ini!!

Proses Cetak Tali Lanyard

Tahapan dalam pembuatan tali lanyard terdiri dari 2 hal, yatu proses desain dan juga cetak. Dari kedua hal tersebut, proses desain bisa saja kamu lakukan sendiri jika memang memiliki keahlian untuk mendesain gambar. Dan selanjutnya kamu bisa langsung menyerahkan desain tersebut kepada jasa percetakan yang profesional. Untuk lebih jelasnya lagi, ikuti uraiannya dibawah ini:

1. Proses Desain Tali

Jika kamu memiliki kemampuan desain gambar yang mumpuni maka tak perlu ragu lagi untuk membuat konsep tali sendiri, sehingga tampilannya benar-benar akan lebih memuaskan. Namun jika kamu tidak memiliki kemampuan tersebut, maka serahkanlah pada ahli desain grafis di mana pihak percetakan pasti sudah memilikinya. Dan bagi kamu yang penasaran tentang rahasia desain sempurna yang dilakukan oleh ahilnya, ini dia rahasianya:

  • Mengumpulkan Bahan-bahan Desain

Sebelum membuat desain, pastikan bahan-bahan untuk membuatnya benar-benar sudah disiapkan dengan matang. Mulai dari warna, logo, atau gambar-gambar pendukung lainnya. Dalam proses pembuatannya, pastikan bahwa warna dan bentuknya sudah sesuai sehingga dapat memiliki makna yang mencerminkan suatu organisasi atau perusahaan.

  • Membuat Sketsa

Para ahli desain grafis profesional biasanya akan membuat sketsa terlebih dahulu di atas kertas sebelum benar-benar membuatnya. Hal tersebut dilakukan agar seseorang bisa lebih leluasa membuat konsep gambar yang akan dibuatnya.

  • Proses Digitalisasi Desain

Setelah sketsa gambar selesai dibuat, maka lakukanlah proses digitalisasi di mana gambar yang sudah dibuat berupa sketsa tersebut dituangkan secara visual dengan perangkat komputer. Program aplikasi yang bisa digunakan pun sangat beragam, antara lain Adobe Ilustrator dan juga Corel Draw. Dalam proses digitalisasi desain ini pastikan warna dan layout setting sudah benar sehingga proses cetak akan berjalan dengan sempurna.

2. Proses Cetak Tali

Jika pembuatan desain sudah selesai, maka langkah selanjutnya yaitu melakukan proses cetak tali lanyard. Dalam proses ini terdapat 2 metode yaitu digital printing dan sablon manual.

  • Digital printing

Proses cetak menggunakan digital printing membutuhkan seperangkat alat cetak yang modern. Desain akan dicetak terlebih dahulu dengan mesin printer menggunakan kertas dan tinta khusus, lalu kemudaian akan dilakukan tahapan transfer desain pada bahan tali polos. Transfer desain dilakukan dengan menggunakan mesin press yang diatur dengan suhu tertentu. Pada intinya, proses cetak tali lanyard di airaproduction.com menggunakan mesin digital printing ini membutuhkan 2 alat khusus yaitu mesin printer dan juga mesin press.

  • Sablon Manual

Proses ini dilakukan menggunakan tenaga manusia untuk memproses tercetaknya desain pada bahan tali. Desain yang sudah dibuat menggunakan perangkat komputer kemudian dicetak pada kertas kalkir, desain yang sudah melekat pada kertas kalkir kemudian digunakan untuk membuat film pada screen. Cara ini hampir mirip dengan proses percetakan foto yang dilakukan secara manual di mana membutuhkan larutan untuk memindahkan desain pada bahan yang sudah disediakan.

Dalam proses manual ini warna tidak dapat diaplikasikan secara full colour sehingga perpaduan warna yang digunakan akan sangat terbatas. Meskipun demikian, cetak tali secara manual akan memiliki ketahanan yang lebih awet dibandingkan tali yang dicetak otomatis menggunakan mesin digital.