Berbekal 5 Tips Ini, Pilih Semen Yang Tepat!

Buat rumah termasuk konstruksi dinding, lantai, atap, pondasi dan masih banyak lagi. Dan keseluruhanya perlu semen. Bangunan yang kokoh dan kuat selain perlu bantuan perusahaan kontraktor seperti wahana cipta yang ahli, juga perlu bahan yang berkualitas. Lapisan semen yang tidak menempel, berhamburan dan encer kadang bukan disebabkan kesalahan pembuatan, tapi materialnya.

Tips Pilih Semen Berkualitas

Semen yang berkualitas baik penting dalam membuat rumah, kantor atau bangunan apapun. Material semen digunakan hampir untuk semua pembuatan struktur bangunan sehingga sangat penting kualitasnya terjamin. Untuk memilih semen yang baik sebenarnya ada beberapa faktor yang harus menjadi perhatian kita, di antaranya adalah :

1. SNI (Standar Nasional Indonesia)

Jadikan logo SNI sebagai panduan untuk membeli material bangunan. Negara telah memverifikasi mutu dan kualitasnya dan merupakan sumber terpecaya untuk bahan konstruksi yang handal.

2. Kemasan Tidak Rusak

Membeli apapun harus teliti, dari kemasan sampai tanggal kadaluarsa. Untuk bahan bangunan pun demikian. Kemasan yang tidak sobek atau bocor adalah material yang baik. Jadi, teliti sebelum membeli, karena untuk komplain dan minta ganti rugi prosesnya lebih ribet.

3. Tidak terlalu lama disimpan

Kemasan semen yang dipegang terasa keras berarti disimpan terlalu lama. Idealnya penyimpanan semen tidak lebih dari 1 bulan sehingga beli semen hanya yang terasa masih lunak ketika ditekan. Berarti semen tersebut tidak terlalu lama berada di gudang.

4. Tekstur

Semen yang baik bisa dilihat dan dirasakan. Bila ketika digenggam dan butirannya berurai maka hal tersebut menandakan kualitas semen yang baik. Semen yang terlihat halus dan lembut serta tidak menyatu adalah yang paling baik.

5. Warna

Idealnya semen berwarna abu-abu kehijauan (grey greenish). Warna abu tersebut dipengaruhi dengan reaksi berbagai zat kimia yang terdapat pada semen. Kandungan kimia yang tinggi menyebabkan semen berwarna gelap. Kandungan kimia berlebihan menandakan kualitas yang kurang baik. Jadi pilih semen yang berwarna abu-abu lebih terang.

Konsultasikan pembelian semen dengan perusahaan kontraktor yang disewa agar pembelian material pas dan tidak berlebihan. Hal itu karena bangunan dan material yang dibutuhkannya bisa diukur dan diperhitungkan jumlahnya sehingga tidak ada yang terbuang sia-sia.

You May Also Like