Ajak Anak Belajar dan Berwisata di Hutan Mangrove!

Berwisata di Hutan Mangrove

Menentukan tempat liburan untuk rombongan anak-anak cukup menantang. Terutama jika terbatas dana, waktu dan wisata dalam kota yang sedikit pilihan. Anda perlu membawa mereka liburan berkesan, dengan wawasan dan ilmu yang bertambah. Jika hanya tempat rekreasi untuk bermain-main rasanya sayang sekali. Nah, salah satu pilihan wisata menarik di mana anak-anak bisa belajar sekaligus bermain adalah mengunjungi hutan bakau atau seringkali lebih akrab disebut hutan mangrove. Indonesia adalah Negara dengan ekosistem mangrove terbesar di Asia Tenggara, Jadi karena perlu dilestarikan, anak-anak sekolah perlu dikenalkan terlebih dahulu pentingnya menjaga lingkungan sehingga memiliki kepedulian besar untuk ikut melestarikan hutan bakau ini.

Di Jakarta, ada hutan mangrove terkenal di area Pantai Indah Kapuk yang sudah dijadikan sebagai tempat objek wisata. Cara mencapainya, tentu saja menyewa bus terbaik. Ada banyak pilihan. Sebut saja sewa bus pariwisata di Jakarta Timur yang bisa menjadi referensi Anda.

Wisata ke Hutan Mangrove

Apakah hutan bakau atau mangrove itu, yaitu hutan yang tumbuh atau dikembangkan di air payau dari hasil pasang surut air laut. Lokasinya pasti di dekat laut. Hutan bakau di Pantai Indah Kapuk ini memiliki luas sekitar 99 hektar dengan 40 persen penggunaan kawasan sebagai area konservasi hutan bakau atau mangrove yang alami dan asri.

Kawasan wisata ini dibuka dari jam 7 pagi hingga pukul 6 sore dengan biaya masuk hanya Rp 25.000 rupiah per orang. Sedangkan untuk wisatawan asing dikenakan tarif yang lebih mahal yaitu Rp 250.000 rupiah per orang. Ada banyak kegiatan yang dapat dilakukan di taman wisata hutan bakau Pantai Indak Kapuk.

  1. Grup Anda bisa menginap di villa atau bungalow sederhana yang tersedia dengan biaya tertentu. Area ini juga menyediakan tempat untuk memasang tenda dan menginap di dalam tenda yang dibawa sendiri.
  2. Makan di Kantin Lesehan. Hanya ada satu area makan di kawasan wisata ini. Di Kantin Lesehan, terdapat bangku dan kursi jika Anda tidak nyaman makan lesehan. Terdapat payung-payung warna-warni tak jauh dari lesehan untuk spot foto yang cukup menarik.
  3. Menanam bibit mangrove. Aktivitas ini adalah yang paling umum dan menyenangkan yang sering dilakukan kelompok atau rombongan yang datang ke area wisata hutan mangrove. Dengan membayar Rp 150.000 per bibit pohon, Anda bisa membantu pelestarian hutan bakau untuk bumi yang lebih baik.
  4. Selain berjalan kaki di atas jalur yang sudah dibuat, Anda juga dapat menyusuri hutan dengan menyewa perahu berkapasitas 6 atau 8 orang.

Setelah mengetahui tujuan, menentukan pilihan sewa bus adalah hal berikutnya. Ada beragam jenis bus yang disewakan dari ukuran kapasitas bus, fasilitas hingga merek bus. Tarif standar sewa bus pariwisata di Jakarta untuk tujuan lokal selama 12 jam, biasanya berkisar 1-3 juta rupiah. Biaya tersebut umumnya belum termasuk tip supir, makan supir serta biaya tol. Silakan dipertimbangkan dan pilih secermat mungkin!

You May Also Like