5 Cara Perawatan Pintu Lipat yang Tepat Supaya Awet

Pintu lipat atau yang lebih sering dikenal sebagai folding door merupakan jenis pintu yang saat ini sering digunakan di dalam rumah. Bukan sebagai pintu utama tetapi sebagai pintu tengah yang membatasi rumah dengan halaman belakang. Tidak sedikit juga yang menggunakan pintu lipat untuk garasi. Ada banyak material yang digunakan untuk membuat pintu lipat seperti kaca, PVC atau aluminium.

Cara Perawatan Pintu Lipat

Jenis pintu ini lebih banyak dipilih khususnya untuk rumah-rumah yang ukurannya kecil. Pintu yang dilipat ke arah samping ini lebih menghemat ruangan. Ketika tidak digunakan bahkan bisa berfungsi sebagai dinding. Setelah dibuka area yang terbuka akan lebih lebar, sehingga membuat ruangan tampak luas. Bagi Anda yang berencana atau sudah menggunakan folding door jangan lupa untuk tetap melakukan perawatan yang tepat.

Cara Mudah Merawat Pintu Lipat di Rumah agar Awet

Cara Mudah Merawat Pintu Lipat di Rumah agar Awet

Apapun material yang Anda gunakan untuk membuat pintu lipat ini, perawatan harus tetap dilakukan. Tidak sulit melakukan perawatannya, asalkan Anda tetap rutin sehingga pintu tetap terjaga keawetannya. Tentu saja Anda tidak ingin pintu cepat rusak dalam satu atau dua bulan setelah dipasang bukan?

Oleh karena itu, Anda bisa mengikuti beberapa cara merawat folding door di rumah berikut ini:

  • Buatlah jadwal membersihkan yang teratur

Anda mungkin orang yang disibukan dengan pekerjaan, maka akan lebih baik untuk membuat jadwal rutin yang harus dipatuhi. Tak perlu setiap hari, Anda bisa membuat jadwal bersih-bersih di akhir pekan atau dua minggu sekali saja. Melakukan pembersihan secara rutin akan membuat Anda mudah mengetahui jika terdapat sedikit kerusakan sehingga dapat langsung memperbaikinya.

  • Bersihkan dari bagian dalam

Setelah membuat jadwal Anda harus mulai membersihkan sesuai dengan jadwal yang telah dibuat. Cara membersihkan pun harus benar, mulailah dari bagian dalam. Langkah ini digunakan untuk menghindari kotoran yang melekat pada alat pembersih seperti kain atau karet masuk ke bagian dalam. Jika Anda menggunakan kain lap, sebaiknya pisahkan antara lap yang digunakan untuk pintu bagian dalam dan luar.

  • Manfaatkan air hangat

Apapun jenis material pintu biasanya ada beberapa bahan yang digunakan tidak terkecuali air. Sebaiknya gunakan air hangat yang mampu membersihkan kotoran lebih baik. Misalnya saja jika Anda ingin membersihkan pintu lipat dari kaca, maka gunakan air hangat yang dicampur dengan sedikit cuka. Lap kaca yang sudah dibasahi dari atas ke bawah hingga semua kotoran hilang. Sedangkan untuk pintu dari aluminium atau PVC Anda bisa membersihkan dengan air hangat saja tanpa campuran bahan apapun.

  • Keringkan pintu setelah dibersihkan

Perawatan selanjutnya yang tepat adalah pastikan Anda menggunakan lap kering setelah membersihkan permukaan pintu. Fungsinya adalah untuk menghilangkan bekas tetesan air yang akan muncul dan sulit dibersihkan nantinya. Selain itu, air yang masih melekat pada permukaan pintu lipat akan merusak bahkan menimbulkan karat. Biasanya akan sering muncul pada bagian kerangka dari bahan besi untuk pintu lipat kaca. Pastikan sekali lagi bahwa pintu benar-benar bersih serta kering setelah Anda mengelap.

Baca juga: Ini Loh 6 Jenis Pintu dan Fungsinya yang Wajib diketahui!

  • Berikan minyak pada rel, roda dan engsel

Kelemahan pintu lipat akan muncul jika Anda lalai dalam memberikan minyak pada bagian rel, roda dan juga engsel. Anda mungkin sudah membersihkan kotoran yang menyumbat atau menempel, tapi bukan berarti bagian tersebut terus menerus bisa digunakan. Kelembaban bisa membuat folding door menjadi seret. Oleh karena itu perawatan terakhir setelah Anda membersihkan adalah meminyaki semua rel, roda dan juga engsel pintu.